Scroll Down.

Heru Agus Siswanto

"Realita Pekerja Pasar di Masa Pandemi"

75 x 56 cm

2021

Salah satu yg terdampak sangat pandemi adalah mereka yg bekerja di sektor informal dengan ketidakpastian penghasilan. Tapi mereka tidak menyerah begitu saja,apapun risikonya mereka siap ‘menanggungnya’. Peraturan prokes seakan hanya retorika. Miris memang..karena di negeri ini urusan perut sudah menjadi sensitivitas sehari hari. Ketidakberpihakan bukan alasan klasik untuk berdiam diri. Mereka bangkit karena suntikan karut marut keadaan yg bertransformasi menjadi vaksin alami di setiap tetesan keringat. Bukan sebuah pembenaran dan pilihan tepat tentunya atau keegoisan semata. Tiga warna merah,oranye dan hijau menggambarkan ketidakberdayaan,ketidaknyamanan atau euforia kemenangan semu di zona yg mereka perjuangkan. Jujur..itulah realitas yg ada dan kita lihat sekarang ini. Pandemi belum berakhir,kita harus bangkit bersama,berpikir positif dan masih terus berikhtiar.